Laman

Jumat, 10 Desember 2010

APAKAH ARTI DARI HABLUMMINALLAH DAN HABLUMMINANNAS

Setelah sekian banyak peristiwa yang terjadi di setiap belahan dunia, kata Islam menimbulkan suatu pencitraan yang buruk bagi masyarakat awam dimana setiap aksi teror dan aksi kejahatan terhadap musuh Islam selalu dititik beratkan kepada ulah umat Islam. Padahal dibalik semua itu (benar atau tidaknya tuduhan tersebut) terdapat keindahan dan kemuliaan yang teramat sangat atas Islam. Maka dari itu, Saya akan mencoba sedikit mengulas tentang keindahan dan kemuliaan Islam sebagai agama yang paling benar dan sangat pantas untuk kita yakini.

Dari segi bahasa, Islam berasal dari kata Aslama, yang berarti menerima, menyerah atau tunduk. Dengan demikian, Islam berarti penerimaan dari dan penundukan kepada Tuhannya yaitu Allah SWT. dan setiap penganutnya (kaum muslim) harus menunjukkan ini dengan menyembah Allah SWT. serta menlakukan perintah-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya. Disini kita menyebutnya dengan Hablumminallah, yaitu hubungan seorang muslim dengan Sang Maha Pencipta (Allah SWT.)

Secara etimologis kata Islam diturunkan dari akar kata yang sama dengan kata salām yang berarti damai. Jadi secara harfiah, Islam adalah suatu agama yang menuntut kedamaian antar umat manusia sehingga dapat menimbulkan kedamaian pada diri seorang muslim itu sendiri. Disini kita menyebutnya dengan Hablumminannas, yaitu hubungan seorang muslim dengan sesama manusia. Dimana apabila Hablumminannas kita sudah baik, maka secara otomatis Hablumminallah kita akan bertambah. Jadi Islam adalah suatu agama yang mengharuskan memperbaiki secara Hablumminannas untuk mencapai kesempurnaan Hablumminallah.

Untuk itu, marilah kita mempelajari Islam lebih dalam sehingga fitnah-fitnah yang terjadi diluar sana tidak akan mempengaruhi iman kita terhadap Allah SWT. dan lebih lagi, kita harus semakin semangat untuk meyakinkan masyarakat bahwa Islam adalah agama yang penuh kedamaian dan dapat menimbulkan perubahan positif terhadap lingkungan sekitar.
Insya Allah, Amin ya Robbal Al Amin..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar